Bertemu Gubernur Jatim, Kabaharkam Polri Beri Perhatian Pencegahan dan Penanganan Covid -19 di Jatim - Kabare Probolinggo <>

Breaking News

Bertemu Gubernur Jatim, Kabaharkam Polri Beri Perhatian Pencegahan dan Penanganan Covid -19 di Jatim

Bertemu Gubernur Jatim, Kabaharkam Polri Beri Perhatian Pencegahan dan Penanganan Covid -19 di Jatim




Surabaya,kabareprobolinggo.com
---Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut hangat kunjungan Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs Agus Andrianto, SH, MH di ruang Gedung Negara Grahadi.

Dalam sambutan Gubernur Khofifah mengharapkan adanya perkuatan pemikiran dalam percepatan penanganan Covid19 lebih kuat lagi untuk saling bersinergi terintegrasi 3 Pilar dalam penanganan Covid19 di Propinsi Jatim.

"Kami mengharapkan adanya Perkuatan pemikiran dalam Percepatan penanganan Covid 19, serta adanya saling bersinergi, terintegrasi 3 Pilar dalam penanganan Covid 19 di Provinsi Jatim," ungkap Khofifah.

Kabaharkam Polri sampaikan sambutan atas amanah Kapolri untuk memberikan perhatian dan fokus untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 .

Kabaharkam Polri menyampaikan dalam amanah Kapolri bahwa meningkatkan sinergisitas antar 3 Pilar untuk memberikan perhatian dan fokus untuk pencegahan dan Penanganan Covid 19 di wilayah Jawa Timur.

Pada kesempatan ini, Kabaharkam di dampingi Kapolda Jatim, Ka Korbinmas Baharkam Polri, Komandan Pasukan Pelopor Korp Brimob Polri dan Kapusdokkes Polri,

Setelah siang itu, Kabaharkam Polri menerima gambaran melalui supervisi ke Polda Jatim tentang situasi Covid19 tentu langkah-langkahnya sudah secara sinergi dan terintegrasi.

Kabaharkam Polri mendukung perkuatan untuk Gugus Tugas Covid19 dalam tujuan Pencegahan dan percepatan penanganan Covid19 sesuai apa yang menjadi perhatian dan fokus Kapolri mendasari Instruksi Presiden RI. (H313NA/MH/hms)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact