LSM Lira Kab.Probolinggo Dampingi Bu Atmina ke Dinsos - Kabare Probolinggo <>

Breaking News

LSM Lira Kab.Probolinggo Dampingi Bu Atmina ke Dinsos

LSM Lira Kab.Probolinggo  Dampingi Bu Atmina ke Dinsos


Probolinggo,kabareprobolinggo.com
--Pademi wabah Covid-19 saat ini banyak masyarakat mendapatkan dampak buruk karena tidak lagi ada pemasukan ekonomi yang stabil seperti sebelumnya.

Banyak masyarakat terdampak Covid-19 berharap mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, baik itu berupa uang tunai maupun sembako.

Seperti halnya yang dialami ibu Atmina (67 ) , warga Desa Wringinanom Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo Kamis ( 22/5/2020).

Perempuan paruh baya yang sehari harinya sebagai ibu rumah tangga ini,mengatakan kepada media Kabare Probolinggo.com, bahwa ia telah berjuang dan  datang sendiri ke kantor Dinas Sosial dan kantor bank BNI yang  akhirnya bisa mencairkan bansos di toko Nisabila agen BNI 46.

" Alhamdulillah saya sudah bisa dapat bantuan sembako cair 3 bulan,  saya gesek sendiri di yunit Patalan toko Nisabila.
saya  meminta bantuan salah satu anggota LSM LIRA Kab.Probolinggo yang selalu di percaya Masyarakat dalam sosialnya pada Masyarakat yang tidak mampu seperti saya, Soalnya saya tidak bisa baca tulis dan tidak bisa apa-apa.
dari dulu saya tidak pernah terima bantuan dari pemerintah,
padahal saya tidak punya tidak mampu dalam ekonomi apa lagi saat ini tulang punggung kami yaiu suami saya sakit-sakitan karna sudah tua, " ucapnya dalam bahasa Madura.

Mendengar pengaduan itu lalu salah satu Anggota LSM LIRA Kab.Probolinggo Rudi Hartono saat menemui di kediamannya, membenarkan bahwasanya ia dan tim LIRA yang lain telah membantu,
mengawal  Bu Atmina mulai dari awal untuk mendapatkan haknya.

"Pertama kami mendapat pengaduan dari masyarakat bahwa Bu Atmina ini tidak pernah mendapat bansos apapun, akhirnya kami bersama tim berinisiatif membawa Bu Atmina ke kantor dinsos setelah sebelumnya tim kami mengecek ke dinas sosial dan bank BNI bahwasanya Bu Atmina adalah penerima PKH lansia dan BPNT," katanya.

Pihaknya memfasilitasi Bu Atmina untuk meminta surat rekomendasi dari kepala dinas sosial sebagai syarat untuk pengambilan kartu ATM bu Atmina ke bank BNI, Alhamdulillah bukan hanya surat rekomendasi saja yang didapatkan Bu Atmina melainkan santunan dari salah satu pegawai dinsos yang baik yang indentitasnya engggan dipublikasikan.

"Bu Atmina mendapat santunan sembako, baju, topi dan sarung, " tambahnya.


Pada tempat yang lain Faizul selaku petugas bank BNI bagian pengurusan BPNT, saat dimintai keterangan terkait data Bu Atmina membenarkan bahwa Bu Atmina merupakan KPM BPNT dan PKH Lansia sejak tahun 2018.

Mungkin karena yang bersangkutan tidak hadir saat diundang BNI melalui desa beliau tidak hadir maka kartu ATM kami simpan kembali di kantor.

Sesuai peraturan yang berlaku untuk sekarang menyalurkan kembali sisa kartu ATM KPM yang tidak diambil. Maka harus mengurus surat rekomendasi yang ditanda tangani oleh kepala dinas sosial setempat.

Berhubung surat rekomendasi sudah didapat, maka kartu ATM bu Atmina sudah saya berikan kepada yang bersangkutan saldonya 900.000 rupiah dan bisa langsung dicairkan sembakonya melalui toko-toko yang menjadi agen kami.sedangkan untuk saldo PKH lansianya, bisa dicairkan tahap kedua setelah lebaran dan untuk saldo yang tahun-tahun kemaren karena tidak ada transaksi maka sudah ditarik otomatis dan dikembalikan ke kas negara," ujarnya.  ( MH)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact