Ketua LSM di Kabupaten Probolinggo Apresiasi Kinerja Kepolisian,Terkait Pasca OTT di Desa Karang Geger - Kabare Probolinggo <>

Breaking News

Ketua LSM di Kabupaten Probolinggo Apresiasi Kinerja Kepolisian,Terkait Pasca OTT di Desa Karang Geger

Ketua LSM di Kabupaten Probolinggo Apresiasi Kinerja Kepolisian,Terkait Pasca OTT di Desa Karang Geger



Probolinggo,kabareprobolinggo.com
--Sejumlah Ketua LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Kabupaten Probolinggo memberikan  apresiasi langkah Kepolisian Resort  (Polres) Probolinggo.  Pasalnya, pihak kepolisian tanggap melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Oknum Ketua LSM yang melakukan pemerasan pada Kepala Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, dalam hal ini pihaknya juga sangat menyayangkan kejadian pemerasan terhadap Kepala Desa (Kades) Karanggeger oleh oknum LSM tersebut. "Maka dari itu, Ketua LSM di Kabupaten Probolinggo berkumpul dan memberikan apresiasi pada kepolisian,” jelas Bupati Lira Probolinggo, Syamsudin, pada media, Senin (6/07).

Menurut Syamsudin, Polres Probolinggo menunjukkan pada masyakarat tentang sikap profesional yang tidak tebang pilih dalam penanganan kasus.

“Melainkan bukan kasus oknum LSM saja yang bisa naik ke meja hijau,namun  juga kasus OTT lain yang terjadi di Kabupaten Probolinggo seperti OTT di Kecamatan Gading,
Tiris dan Paiton juga harus naik ke meja hijau. Karena kasus ini bukan rahasia publik lagi,” dengan jelas dia sampaikan pada Media Kabare Probolinggo.

Maka dari itu dengan menaikkan sejumlah kasus OTT, agar tidak timbul persepsi miring oleh masyakarat yang menduga ada tebang pilih dalam menangani kasus OTT di Kabupaten Probolinggo.

“Biar tidak timbul dugaan ada tebang pilih dalam kasus OTT ini. Kami berharap kasus OTT oknum LSM tersebut tidak ditangani Unit Tipidkor, tujuannya biar penyidik pidkor fokus terhadap kasus-kasus yang masih terkatung-katung sampai saat ini,” tuturnya.

Dimana  sebelumnya di ketahui,OTT terhadap oknum LSM atas nama Abdul Wahid (42) asal Kecamatan Kraksaan, terjadi pada Senin (29/6/2020) siang lalu. Dari kasus OTT tersebut, petugas berhasil menyita uang sebesar Rp3 juta yang dibungkus amplop warna coklat.(MH)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact