Pendopo Kerpangan Jadi Titik Kumpul KOSELA - Kabare Probolinggo <>

Breaking News

Pendopo Kerpangan Jadi Titik Kumpul KOSELA

Pendopo Kerpangan Jadi Titik Kumpul KOSELA

 

Probolinggo,kabareprobolinggo.com 

-- Bagi sebagian orang bersepeda merupakan sebagian dari Hobi, selain menyenangkan bermain sepeda dapat menyehatkan dan menambah menambah kebugaran badan.

Di era Media Sosial saat ini mungkin sering kita lihat orang orang berfoto dengan sepedanya ,baik sepeda Gunung (BTM),sepeda balap ,sepeda Hybrid (Hybrid Bike), sepeda BMX ,sepeda lipat,sepeda FIXIE,ataupun sepeda Onthel,


Minggu pagi 9 Agustus 2020 Kantor desa Kerpangan menjadi titik tumpu kumpulnya para hobi sepeda ontel.


Awal berdirinya Komonitas Ontel di Probolinggo  bentuk oleh H.M Buchori beliau waktu itu masih menjabat sebagai Walikota Probolinggo ,

Pada jaman H.M Buchori tiap desa di kelurahan ikut kegiatan bersepeda ontel tiap minggunya,


Pertama mencari nama Komonitas awalnya sangat sulit yang akhirnya keputusan musyawarah bersama pada tahun 2008 di berilah nama "KOSELA" atau Komonitas Sepeda Ontel Lama,

Setiap ada giat startnya selalu di GELASER atau Geladak Serang yang sekarang sudah terkenal dengan Budaran ,


Awalnya yang di tunjuk mulai tahun 2008 jadi ketua  sepeda Ontel  Wakil wali Kota Probolinggo di jaman MH.Buchori  lalu di ganti pak Wasis selanjutnya karna pak Wasis almarhum lalu di teruskan oleh saudara Mukanna karna saudara Mukanna waktu itu banyak kesibukan lalu di ganti Drs.Eko Sadino sampai sekarang,

untuk anggota sepeda Komonitas sepeda onten lama yang bergabung sampai saat ini sekitar 350 peserta ,tuturnya Saudara H Riyadi yang mewakili Eko ketua Komonitas sepeda Ontel Lama yang lagi berhalangan.

Menurut Misnanto kades Kerpangan kegiatan sepeda Komonitas sepeda  ontel Minggu pagi ini memang di minta untuk Finis di Pendopo Kerpangan dengan tujuan agar masyarakat sadar dengan kesehatan diantaranya bersepeda ontel,

disamping memperbanyak hubungan dalam persaudaraan Komonitas sepeda Ontel lama kita bisa sering dan sambil menikmati alam sekitar agar kejenuhan selama satu Minggu di sibukan dengan aktifitas bisa terhibur. (MH)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact