Beberapa LSM Turun Ke Jalan, Minta Galian C Ditutup - Kabare Probolinggo <>

Breaking News

Beberapa LSM Turun Ke Jalan, Minta Galian C Ditutup

Beberapa LSM Turun Ke Jalan, Minta Galian C Ditutup

Probolinggo,kabareprobolinggo.com

---Ketidakpuasan serta merasa di abaikan pendapatnya sudah menjadi hal yang biasa ,

 Lembaga Suwadaya Masyarakat Gerakan Rayat Indonesia Baru atau GRIB Rabu 02 September 2020 pagi pukul 11.00

turun ke jalan untuk mengemukakan pendapatnya dengan tujuan keluhannya masyarakat tersebut di tanggapi oleh pemerintah setempat,

Beberapa LSM yang di komandoi GRIB

Mendatangi Kantor pemerintahan kecamatan Tegal Siwalan Kabupaten Probolinggo ,


Namun tidak lama kemudian pemerintah Kecematan Tegal Siwalan yang di pimpin langsung A'at Kardono SH.Msi sebagai Camat Tegal Siwalan 

 memanggil beberapa perwakilan dari masing masing LSM yang ikut hadir dalam aksi demo tersebut.


dalam ruangan yang di batasi beberapa perwakilan lembaga 

Semuanya sudah mempersiapkan uneg-uneg nya yang akan di sampaikan di depan Muspika kecamatan Tegal Siwalan,


Tambang manual maupun yang dilakukan dengan alat berat menurut Darsono  Ketua DPW LSM Tamperak Jawa Timur,menurutnya 

sudah di atur dalam UU Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral No 26 Th 2018,

pantauan kami di lapangan kemaren sudah di tutup dan tidak di perbolehkan penambangan untuk daerah kecamatan Tegal Siwalan  sesuai surat yang di layangkan aleh Dinas ESDM profensi Jawa Timur dengan No:545/5290/1242/2019 sebagai balasan ke LSM GRIB waktu itu,

namun entah kenapa tambang di 2 desa antara Bulu Jaran Lor dan Bulu Jaran kidul di buka kembali atau beroperasi lagi,

senada dengan itu Samsi pimpinan DPC GRIB Kab.Probolinggo pak Camat Tegal siwalan ada tutup mata dan bermain di belakang,

 semua ini pasalnya salah satu warga mengatakan bahwa kegiatan yang di buka kembali adalah perintah pak camat.


Dalam diskusi  tersebut pak camat yang di dampingi Kapolsek dan Danramil serta semua kepala desa sekecamatan Tegal Siwalan ,

Menjawab  langsung  pertanyaan dari beberapa ketua LSM tersebut.

kalau saya dituding sebagai pendukung atau yang menyuruh adanya kegiatan tersebut itu  salah dan tidak benar,

Sebenarnya urusan Galian C bukan urusan saya ,hanya salah persepsi saja .

Yang kami kedepankan akses jalan tersebut ,

 di mana jalan desa sangat dibutuhkan ,  jalan tersebut adalah akses satu satunya warga untuk lewat di situ.

Untuk kedepannya kalau ada semacam pembatasan di lakukan dengan aturan yang ada ,

sesuai keinginan dari teman lembaga untuk kami sifatnya Delema,

karena untuk  warga sekitar sudah seperti  menjadi mata pencariannya, sedangkan di pihak lain disuruhnya untuk di tutup,


Saya harus mendengungkan Formulasi yang tepat dan saya haturkan ke pimpinan kami,

dengan cara itu kami mengerti dan  dapat menyesuaikan keinginan lalu diterima dari kedua pihak ,


Artinya secara aturan perlu di kaji dan mengkajinya membutuhkan waktu ,

karena aktifitas tersebut sudah berjalan puluhan tahun sedangkan saya menjabat camat di Tegal Siwalan baru 9 bulan,(MH)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact