Kasus Virus Covid-19 Naik, Karena Masyarakat Tidak Patuhi Protokol Kesehatan - Kabare Probolinggo <>

Breaking News

Kasus Virus Covid-19 Naik, Karena Masyarakat Tidak Patuhi Protokol Kesehatan



Probolinggo,kabareprobolinggo.com 

 – Salah satu penyebab utama terjadinya lonjakan penambahan angka terkonfirmasi positif virus corona di Indonesia dewasa ini adalah ketidakpatuhan warga masyarakat terhadap protokol kesehatan.


Hal ini dikemukakan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs H Hasan Aminuddin M.Si yang juga selaku Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan saat memberikan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada para peserta Bahtsul Masa’il di aula Bin Hasan Pondok Pesantren Hati Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Minggu (20/9/2020) pagi.


Dalam sosialisasinya tersebut Hasan Aminuddin menegaskan, sebagai warga negara yang baik dan sekaligus warga Nahdlatul Ulama maka wajib memperhatikan dan melaksanakan intruksi Presiden agar mematuhi dan lebih disiplin lagi dalam penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.


“Alhamdulillah untuk hal ini PWNU Jawa Timur juga telah mewajibkan hukumnya bagi kita warga NU agar senantiasa menggunakan masker. Ini merupakan ikhtiar agar kita tetap terhindar dari paparan virus corona yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya,” tegas pengasuh Ponpes Hati ini.


Menyikapi adanya ujian bagi seluruh umat manusia berupa wabah virus corona yang berlangsung cukup lama ini Hasan Aminuddin selaku A’wan PWNU Jawa Timur ini mengemukakan, melalui kegiatannya ini pihaknya juga turut mengundang para pengurus lembaga Batsaul Masa’il dari PCNU Kota Kraksaan, Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan dan PCNU Bangil untuk merumuskan kebijakan bersama.


Lebih lanjut Hasan Aminuddin mengatakan bahwa fakta yang terjadi di tengah masyarakat saat ini dan perlu menjadi perhatian bersama adalah, banyak orang yang berilmu tapi tidak percaya dengan adanya musibah ini. Kemudian ada juga orang yang berilmu dan paham atas bahaya virus corona dan memberikan pencerahan, tetapi tidak dipercayai oleh keluarga dan kerabat lainnya.


“Saya berharap kepada seluruh tokoh NU ini agar tidak terjebak kepada pendapat-pendapat dari luar NU yang banyak beredar terutama di dunia maya, akan tetapi mari kita membuat pendapat yang terpercaya dan betul-betul bisa menjadi uswah bagi seluruh warga negara Indonesia yang tengah berjuang dan bertahan di tengah ujian ini,” tegasnya.


“Selamat melaksanakan Bahtsul Masail, semoga tetap istiqomah dalam melahirkan uswah dan petunjuk ikhtiar yang terbaik bagi seluruh warga NU. Serta semoga para tokoh dan seluruh pengurus jam’iyah NU ini senantiasa diberi kekuatan dan semangat dalam berperan dan berada di garda terdepan menghadapi ujian wabah saat ini,” pungkasnya.


Bahtsul Masa’il kali ini juga dihadiri oleh Katib Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Syadrudin Syarif didampingi oleh Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Wasik Hannan dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH Syihabuddin Sholeh.(MH)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact