Rumah Warga Ambruk Dampak Hujan Deras Disertai Angin Kencang - Kabare Probolinggo

Breaking News

Rumah Warga Ambruk Dampak Hujan Deras Disertai Angin Kencang

 

Jember, kabareprobolinggo.com -Ketua SOKSI Kencong bersama Babinsa Ramil Kencong (Jamhur), mendatangi sebuah rumah yang ambruk milik warga Sdr Mien Khoiri Muslim (37), tepatnya di Jalan. Ahmad Dahlan Dusun Krajan Ponjen Lor RT/RW 003/020, Desa/Kecamatan Kencong, ambruk di sebabkan adanya hujan deras di sertai angin kencang.

(3/1/2022)


Bangunan rumah ambruk tsb, di sebabkan karena hujan deras diserta angin kencang sejak sore hari hingga dini hari, sehingga rumah yang di tempati Sdr Mien Khoiri (37) dan Siti Komariah (30), dalam keadaan tertidur. 

Dan menurut keterangan pemilik rumah Sdr Mien Khoiri menjelaskan bahwa saat tertidur dirinya seperti mendengar ada suara gempa.


Dan setelah terbangun dari tidur langsung membangunkan istrinya untuk keluar dari rumah demi keselamatan keluarga.

Alhamdulillah keduanya sama-sama tidak mengalami luka-luka pada insiden tersebut. 

Dan menurut Khoiri sendiri bangunan rumah yang di tempati lebar dan luas 8x20 Meter itu ambruk secara keseluruhan saat mereka telah berada di luar.


"Khoiri sendiri saat tidur semalam mendengar ada suara seperti ada gempa dan saya spontan langsung lari sambil menyeret istri saya karena dari paniknya pas kejadian itu.

Dan setelah saya lihat ternyata rumah yang saya tempati mengalami ambruk di beberapa sisi bangunan rumah saya, setelah saya lihat dari luar rumah, masyalloh rumah saya ambruk"Khoiri


Dengan ambruknya rumah Khoiri juga mengimbas kepada bangunan rumah yang ada di sebelah samping tempat tinggal Khoiri, dan Khoiri menambahkan, meski rumah saya ini dari tembok tetapi dalam kondisinya bangunan rumah lama. Dan bangunan rumah lama ini, kemungkinan tidak tahan lama saat terguyur hujan deras di sertai angin kencang sehingga rumah saya mengalami ambruk.


"Sedangkan hujan begitu deras sejak sore hari hingga dini hari pukul 20.00 Wib, terjadilah insiden bangunan rumah saya ambruk, untungnya lagi tidak ada korban yang menimpa pada keluarga saya. 

Kalau masalah bangunan rumah saya sendiri menyadari dan menerima dalam arti, memang rumah yang saya tempati ini merupakan bangunan rumah lama.


"Merunut seorang saksi mata Sdr Syafii juga menjelaskan bahwa dirinya saat berada di sebuah warung, dan terkejut saat mendengar suara seperti gradakan bruak.. setelah terdengar suara tadi ternyata sebuah rumah milik Sdr Khoiri ambruk.

Syafii langsung mendatnagi insiden tsb, sambil teriak-teriak memanggil pemilik rumah supaya terbangun dari tidur.


Alhamdulillah teriakan suara Syafii kebarengan terbangunnya Sdr Khoiri, akhirnya Syafii juga sebagian membangunkan rumah warga sekitar untuk memberitahu kalau rumah milik Khoiri ambruk.

Dan juga di sampaikan saksi mata Syafii juga menjelaskan ambruknya bangunan rumah milik Khoiri sepertinya kayak ada suara gempa.


Dan selanjutnya pagi harinya banyak warga yang berdatangan untuk membantu keluarga Khoiri untuk mengeluarkan barang-barang perabotan yang berada di dalam rumah, dan untungnya semua barang masih utuh bisa dan masih bisa digunakan kembali"Syafii.


"Kebersamaan hadirnya Ketua SOKSI Kencong P. Panut sekaligus bersama Babinsa Kencong Jamhur, sangat memprihatinkan sekali insiden yang menimpa bangunan rumah yang di tempati Sdr Khoiri ambruk di sebabkan terjadinya hujan deras di sertai angin kencang, sehingga bangunan rumah tidak kuat menahannya terjadilah ambruk. 


Dan setelah ada selang waktu kami menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan pemilik rumah Sdr Khoiri, bahwa dengan insiden yang menimpa Sdr Khoiri dalam taksiran mencapai kerugian material bangunan rumah tsb di perkirakan ± sekitar 50 juta.

Oleh sebab itu mudah-mudahan bagi perintah setempat maupun dari Kabupaten Jember sendiri untuk bisa memberikan bantuan untuk keluarga Sdr Khoiri yang mengalami musibah.


Dan sementara waktu Sdr Khoiri bersama keluarga masih dalam keadaan menumpang tempat tinggal di rumah warga sebelah, sambil lalu berusaha untuk memperbaiki rumahnya yang dalam kondisi ambruk.

"Harapan kami selaku Ketua SOKSI Kencong juga agar pemerintah setempat maupun masyarakat bisa memberikan rasa untuk membantu keluarga Khoiri," ujar Panut.

(Indra)

Jember, kabareprobolinggo.com ----Ketua SOKSI Kencong bersama Babinsa Koramil Kencong Jamhur mendatangi rumah ambruk milik Mien Khoiri Muslim (37),  di Jalan. Ahmad Dahlan Dusun Krajan Ponjen Lor RT/RW 003/020, Desa/Kecamatan Kencong. Rumah itu  ambruk disebabkan hujan deras disertai angin kencang, Selasa (3/1/2022). 


Bangunan rumah itu  ambruk disebabkan hujan deras diserta angin kencang sejak sore hari hingga dini hari itu, sehingga rumah yang di tempati Mien Khoiri (37) dan Siti Komariah (30), ambruk. Penghuninya dalam kondisi tertidur. 

Menurut pemilik rumah Mien Khoiri bahwa saat terbangun dari tidur seperti mendengar ada  gempa.


Dan setelah bangun dirinya  langsung membangunkan istrinya untuk keluar agar menyelamatkan  dari kejadian  itu. Dari kejadian itu, keduanya tidak mengalami luka. 

Sedangkan menurut Khoiri,  bangunan rumah yang di tempati luas 8x20 meter mengalami ambruk total.


"Saya sendiri saat tidur setengah  mendengar suara gemuruh dan spontan lari sambil menarik2 istri untuk menyelamatkan," ujarnya. 


Justru ambruknya rumah Khoiri membuat bangunan rumah yang ada di sebelah samping tempat tinggal Khoiri mengalami ambruk. 


" Hujan begitu deras sejak sore hari hingga pukul 20.00 Wib, ternyata bangunan rumah saya ambruk. Untungnya tidak ada korban jiwa.  Kalau masalah bangunan rumah yqng ambruk saya sendiri bisa  menyadari dan menerima," tuturnya.


Merunut seorang saksi mata Syafii bahwa saat dirinya berada di sebuah warung, dan terkejut mendengar suara gemuruh, begitu dilihar ternyata sebuah rumah Khoiri ambruk.

Syafii langsung mendatangi lokasi kejadian dan memanggil pemilik rumah supaya terbangun dari tidur. 


Kebersamaan hadirnya Ketua SOKSI Kencong Panut sekaligus bersama Babinsa Kencong Jamhur, sangat memprihatinkan sekali insiden yang menimpa bangunan rumah yang ditempati Khoiri ambruk di sebabkan terjadinya hujan deras di sertai angin kencang, sehingga ambruk. Kerugian material bangunan diperkirakan sekitar Rp 50 juta.



Atas musibah itu sementara waktu Khoiri bersama keluarga menumpang tempat tinggal di rumah warga sebelah, sambil  berusahamemperbaiki rumahnya.

"Harapan kami selaku Ketua SOKSI Kencong juga agar pemerintah setempat maupun masyarakat bisa memberikan rasa untuk membantu keluarga Khoiri," ujar Panut.

(Indra)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact